Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

Sebelumnya kita telah belajar pola “Ga Hoshii”. Kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “tai desu”. Apakah kalian pernah mendengar kalimat dengan tata bahasa ini?

Fungsi “tai desu”

Tata bahasa “tai desu” merupakan ungkapan bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan kata “ingin (melakukan)”. Berbeda dengan pola “ga hoshii” yang digunakan setelah kata benda, pola ini digunakan setelah kata kerja. Untuk percakapan yang lebih kasual, bisa hilangkan kata “desu”.

  • Pola kalimat: kata kerja (bentuk masu) + “masu” hilang menjadi “tai desu”

Contoh perubahan kosakatanya adalah seperti ini:

  • Ikimasu (pergi) : ikitai (ingin pergi)
  • Hanashimasu (berbicara) : hanashitai (ingin berbicara)
  • Nomimasu (minum) : nomitai (ingin minum)
  • Benkyou shimasu (belajar) : benkyou shitai (ingin belajar)

Jika ingin mengubah bentuk “tai”, silakan gunakan aturan pada perubahan kata sifat “i”. Misalnya, jika ingin mengungkapkan bentuk negatif, gunakan “takunai” yang berarti “tidak ingin melakukan”, “takatta” yang berarti “ingin melakukan (lampau), dan “takunakatta” yang berarti “tidak ingin melakukan (lampau)”.

Perlu diperhatikan juga bahwa ungkapan ini hanya berlaku untuk subjek orang pertama (saya) atau ketika digunakan bertanya. Jika ingin mengungkapkan kata ini untuk subjek orang ketiga (dia), maka “tai desu” perlu diganti dengan “tagaru” yang artinya “tampak ingin melakukan”.

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”tai desu”, mari perhatikan contoh kalimat berikut ini.

Watashi wa ano mise no juusu wo nomitai desu.
Kazoku ni aitai kara, hayaku kuni e kaeritai desu.
Yamada san wa nani wo tabetai desuka?
Naze ano kaisha de hatarakitai to omotteru no?
Aya-chan to zutto isshoni itai yo.
Ima wa nani mo shitakunai desu.
Suugaku wa muzukashii kara, benkyou shitakunai.
Kono eiga wo zutto mitakattan da. Mite yokatta.
Saisho wa kono hon wo yomitakunakatta kedo, yonde mitara igai to omoshirokatta. 
Ano ko wa tomodachi ni aitagatte iru ne.

Contoh soal

Pola “tai desu” tergolong dalam tata bahasa level N5. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal JLPT N5 yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Contoh 1 : 学校へ____です。
  1. いくたい
  2. いかたい
  3. いきたい
  4. いけたい
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 2 : 一日だけしごとを____たいです。
  1. やすむ
  2. やすみ
  3. やすんで
  4. やすま
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 3 : それについて、あなたにしょうじきに____です。
  1. いたい
  2. いいたい
  3. いったい
  4. いうたい
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 4 : たこやきを____です。
  1. つくらたい
  2. つくるたい
  3. つくりたい
  4. つくったい
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 5 : ここで____です。
  1. まけりたいくない
  2. まけりたくない
  3. まけたいくない
  4. まけたくない
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “tai desu”?

Pola “tai desu” merupakan salah satu ungkapan dalam bahasa Jepang untuk menyatakan keinginan melakukan sesuatu, sehingga dalam bahasa Indonesia berarti “ingin (melakukan)”.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N5

Kali ini kita sudah belajar pola “tai desu”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!