Hoshii mono wo kau.
Membeli barang yang diinginkan.

Dalam tata bahasa Jepang, kau yang artinya beli atau membeli termasuk ke dalam kata kerja golongan I atau go-dan-doushi. Namun, selain kau ada istilah lain yang bisa digunakan untuk kata “membeli”.

Melalui artikel kali ini, Kepo Jepang akan memperkenalkan makna dari kata kerja kau dan beberapa istilah lain yang artinya sama. Kalian juga bisa mempelajari penggunaannya melalui contoh-contoh kalimat yang akan diberikan.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Penjelasan “Kau

Kau adalah bahasa asli Jepang (wago) yang ditulis dengan huruf kanji dan hiragana. Makna dari kau sendiri yaitu membayar barang atau benda tertentu dan menjadikannya milik kita. Dalam kamus Daijiten dijelaskan bahwa kau memiliki makna lain, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Menghargai / menilai, memiliki opini yang tinggi.
Kare no sukiiyaa to shite no yuushuu-sei wa juubun ni katte imasu.
  1. Membangkitkan, memprovokasi
Kare ga taezu bujoku shita node watashi no ikari wo katta. 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kau termasuk ke dalam kata kerja golongan I, untuk melihat bagaimana perubahan bentuk kata kerja kau, kalian bisa membacanya di halaman ini.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk “Membeli”

Kau merupakan kata yang akan sering kalian temukan dalam percakapan sehari-hari. Namun, ada istilah lain untuk “membeli” yang memiliki nuansa lebih formal dan banyak digunakan untuk dokumen-dokumen resmi. Berikut beberapa istilah bahasa Jepang lain yang berarti “membeli”.

Kounyuu

Kounyuu adalah bahasa yang lebih formal dari kau, tetapi maknanya hampir sama, yaitu membayar suatu barang atau benda, dan menjadikannya milik sendiri atau pribadi. Untuk membeli barang-barang sederhana atau yang biasa kalian gunakan dalam kehidupan sehari-hari, kalian bisa menggunakan kau atau kounyuu.

Berbeda dengan kau, kounyuu termasuk ke dalam kelas kata benda, sehingga untuk menjadikannya kata kerja, kalian cukup menambahkan suru (kata kerja golongan III). Untuk perubahan bentuk kata kerja suru, bisa kalian lihat di halaman ini.

Koubai

Istilah ini bisa dikatakan cukup resmi dan banyak digunakan dalam dokumen-dokumen. Selain itu di dalamnya terkandung makna yang lebih dari sekadar “membeli barang”, tetapi menggambarkan keseluruhan sistem untuk menjual barang, dari perusahaan yang menjualnya hingga peralatan pembelian dan produksi bahan mentah, metode pembayaran, dan pengiriman. Dalam bahasa Indonesia, selain “membeli” bisa juga diartikan “pembelian”.

Sama halnya dengan kounyuu, koubai termasuk ke dalam kelas kata benda dan bisa menjadi kata kerja dengan menambahkan suru. Akan tetapi, koubai jauh lebih sering digunakan sebagai kata majemuk, misalnya koubai-bu (departemen pembelian), koubai-ryoku (daya beli), koubai-shuukan (kebiasaan membeli), dan sebagainya.

Sebagai tambahan, yang membedakan koubai dari kau dan kounyuu adalah, koubai umumnya digunakan saat organisasi atau perusahaan membeli produk dalam jumlah besar.

Contoh Kalimat

Untuk memudahkan kalian mempelajari penggunaan istilah-istilah di atas, mari kita simak beberapa contoh kalimat di bawah ini.

Kau

Haha wa maishuu suiyoubi ni suupaa de sakana wo kaimasu.
Harajuku de fuku wo kaitai.
Kippu wo katte kara, densha ni norimasu.
Kanojo wa atarashii fuku wo katte imasu.
Kore wa imouto ga katta kaban desu.
Omiyage wo yasuku kaimashita.
Byouin e kuru tochuu de, hana wo katte kimashita.
Pasokon wo kau mae ni yoku shirabete mimasu.
Tomodachi ga kuru node, keeki wo katte okimasu.
Oikko ni jitensha wo katte yarimashita.
Arigane wo hataite sono hon wo katta. 
Kono doresu wo ichi-man en de katta.

Kounyuu

Watashi wa manshon kounyuu shikin no choutatsu de isogashii.
Jissai no tokoro, futsuu no hitobito ni son’na zeitaku-hin wo kounyuu suru yoyuu wa nai. 
Ganbatta gohoubi ni tokei wo kounyuu shita.
Atarashii kamera wo kounyuu shita.
Watashi wa sono terebi wo hangaku de kounyuu shita.

Koubai

Kigyou ga onrain de hibi no koubai-deeta wo shuushuu suru.
Koubai-yoku wo osaeru noni kurou suru. 
Watashi wa gyoumu suishin-bu de koubai wo tantou shite imasu. 
Nihon wa kankoku no terebi dorama no saidai koubai-koku no hitotsu da.
Wagasha wa, insutoa maachandaijingu no shuhou de kokyaku no koubai-iyoku wo takamemashita.

Kesimpulan

Itulah beberapa istilah yang berarti “membeli” dalam bahasa Jepang. Baik kau, kounyuu, maupun koubai berarti sama dan bisa kalian gunakan dalam situasi apapun. Tentu saja kalian tetap harus menggunakannya sesuai dengan konteks dari kalimat yang ingin kalian sampaikan. 

Semoga penjelasan kata kau di atas mudah kalian pahami, dan tentunya bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya dan simak terus informasi-informasi terbaru seputar bahasa Jepang dan jejepangan lainnya di Kepo Jepang.

Untuk mengingat kembali penjelasan kosakata di atas, yuk kita simak beberapa hal di bawah ini.

Q) Apa bahasa Jepangnya “membeli”?

A) Membeli dalam bahasa Jepang adalah “kau”, tetapi kalian juga bisa menggunakan “kounyuu” dan “koubai” (biasanya pembeli adalah organisasi besar).

Q) Apa bedanya “kau” dan “kounyuu”?

A) Secara harfiah keduanya tidak ada perbedaan yang besar, selain artinya sama, keduanya pun digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, “kounyuu” biasanya digunakan sebagai bahasa tulisan seperti yang digunakan di pamflet, iklan, dan sebagainya. Sedangkan “kau” lebih banyak digunakan sebagai bahasa lain. Hal lain yang membedakan keduanya adalah, “kau” termasuk ke dalam kelas kata kerja, sedangkan “kounyuu” adalah kata benda dan baru bisa berubah menjadi kata kerja setelah ditambahkan “suru”.

Q) Apa bedanya “kau” dan “katte oku”?

A) Penambahan “te oku” pada kata kerja bentuk “te” digunakan untuk menyatakan suatu aktivitas yang dilakukan sebelumnya sebagai suatu persiapan untuk melakukan hal lain. “Kau” berarti hanya “membeli” saja tanpa ada makna lainnya, sedangkan “katte oku” bermakna bahwa pembicara “akan membeli sesuatu untuk dipersiapkan karena ada kegiatan lainnya.

Untuk teman-teman yang masih penasaran dengan pertanyaan lainnya seputar Jepang dan bahasa Jepang, langsung baca di halaman ini ya.