Q) Bagaimana cara penggunaan のは (nowa) ?

A) Pola “no wa” digunakan ketika menekankan hal yang ingin disampaikan. Pola kalimatnya adalah “suatu fakta + “no wa” + alasan / suatu penjelasan. Pola “A no wa B” da ini umumnya dapat diartikan “yang menjadi (alasan) A adalah B”, “yang A adalah B”, “melakukan A merupakan hal yang B”, atau sejenisnya. Misalnya adalah (1) “watashi ga kikitai no wa shiken no kekka da” yang artinya “yang ingin saya tanyakan adalah hasil ujiannya”, (2) “kono supiichi wo oboeru no wa taihen da” yang artinya “mengingat pidato ini merupakan hal yang menyulitkan”, dan lain-lain. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini ya.

Coba cek pertanyaan-pertanyaan lain!

Q) Apa arti てくる dan ていく di sini? Dan apa penggunaan lainnya? アユが好きになってくる / きた dan アユが好きになっていく

A) Pada kalimat tersebut, “te kuru” untuk menyatakan perubahan yang telah terjadi dari masa lalu, sedangkan “te iku” digunakan menyatakan perubahan yang akan terjadi di masa depan. Penjelasan lebih lengkap silahkan lihat halaman ini ya.

Q) Apa arti dari ちゃった dan apa saja penggunaannya? あなたが好きになっちゃった

A) “Chatta” adalah bentuk kasual dari “te shimaimashita” yang biasa digunakan sebagai ungkapan dalam percakapan sehari-hari. “Te shimaimashita” merupakan bentuk lampau dari “te shimau”. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini ya.  

Q) Bagaimana cara agar tidak lupa berlatih kotoba dan perubahan kosakata?

A) Cara terbaik untuk berlatih kotoba (kosakata) dan bentuk perubahan kosakata dalam bahasa Jepang adalah dengan mengingatnya melalui kalimat. Selengkapnya lihat di halaman ini ya!