Situasi ketika contoh kalimat ini digunakan

Seorang pelajar Indonesia yang belajar di universitas Jepang sedang berpikir untuk bekerja paruh waktu. Pertama-tama, apa yang harus dilakukan?

Risma

Pemeran pelajar Indonesia

Ayu

Pemeran staf Kantor Pelayanan Mahasiswa Internasional

Mari simak rekaman suara berikut ini, dan pahami percakapan bahasa Jepang yang ada di dalamnya. Jika masih belum dapat memahami percakapan bahasa Jepang tersebut, silakan lihat terjemahan percakapan dalam bahasa Indonesia di bawah ini. Selamat mendengarkan, ya!

Contoh percakapan yang sebenarnya

Risma

Konnichiwa, arubaito wo shite mitai no desu ga.

(Halo, saya ingin mencoba bekerja paruh waktu.)

Ayu

Risuma-san, konnichiwa. Hajimete no arubaito da yo ne?

(Risma, Halo. Ini kerja paruh waktu pertamamu, bukan?)

Risma

Hai, hajimete desu.

(Ya, ini yang pertama kali.)

Ayu

Ryuugakusei ga arubaito wo suru ni wa, mazu, shikaku-gai katsudou kyoka wo toru hitsuyou ga arimasu.

(Agar siswa internasional dapat bekerja paruh waktu, terlebih dahulu perlu untuk mendapatkan izin melakukan aktivitas di luar status kualifikasi mereka.)

Risma

Wakarimashita. Shinsei ni wa, nani ga hitsuyou desuka?

(Saya mengerti. Apa yang diperlukan untuk mendaftar?)

Ayu

Zairyuu kaado, pasupooto, shikakugai katsudou kyoka shinseisho desu.

(Kartu kependudukan, paspor, dan formulir pendaftaran izin aktivitas di luar status kualifikasi.)

Risma

Hiyou wa kakarimasuka?

(Apakah memerlukan biaya?)

Ayu

Muryou de shinsei dekimasu yo. Shinseisho wa, houmushou no hoomupeeji kara daunroodo shita mono ga koko ni aru kara, tsukatte ne.

(Anda bisa mendaftar secara gratis. Karena di sini telah tersedia formulir aplikasi yang diunduh dari situs web Kementerian Kehakiman, silakan digunakan ya.)

Risma

Arigatou gozaimasu.

(Terima kasih.)

Ayu

Shinseisho ni kinyuu shitara, shutsunyuukoku zairyuu kanri kyoku ni motte ikimasu.

(Setelah mengisi formulir pendaftaran, bawalah ke kantor pelayanan Imigrasi.)

Risma

Shinsei kyoka made, dore kurai jikan ga kakarimasuka?

(Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mendapatkan izin?)

Ayu

Futsuu wa, ikkagetsu zengo desu.

(Biasanya sekitar sebulan.)

Risma

Sou desuka. Mazu wa shinseisho wo kaite mimasu.

(Oh begitu. Pertama-tama, saya akan menulis formulir pendaftaran.)

Ayu

Komatta koto ga attara, mata kiite ne.

(Jika ada masalah, silakan tanya lagi ya.)

Kosakata yang perlu diingat
  • Hajimete : pertama kali
  • Shikaku-gai : di luar kualifikasi
  • Katsudou : aktivitas
  • Kyoka : izin
  • Hitsuyou : perlu
  • Shinsei : pendaftaran
  • Hiyou : biaya
  • Muryou : gratis
  • Futsuu : biasa/biasanya
  • Zengo : sekitar

Ringkasan kesan

Di Jepang, bekerja tidak diizinkan dengan status visa atau izin tinggal “Study Abroad” yang diperoleh pelajar internasional. Namun, jika telah mendapat izin melakukan kerja paruh waktu atau aktivitas di luar status kualifikasi, pelajar internasional akan diizinkan bekerja hingga 28 jam seminggu dan hingga 40 jam seminggu (8 jam sehari) selama liburan panjang. Pastikan untuk mendapatkan izin tersebut sebelum mulai bekerja paruh waktu di Jepang.