Situasi ketika contoh kalimat ini digunakan

Pelajar Indonesia akan pergi ke festival musim panas bersama teman kampusnya. Apa yang dilakukan saat festival musim panas?

Risma

Pemeran pelajar Indonesia

Ayu

Pemeran pelajar Jepang

Contoh percakapan yang sebenarnya

Ayu

Hajimete no yukata wa, dou?

(Bagaimana yukata pertamamu?)

Risma

Chotto atsui kedo, fun’iki ga atte ii ne.

(Agak panas sih, tapi suasananya terasa, jadi bagus ya.)

Ayu

Sou da ne. Tottemo suteki da yo.

(Iya ya. Sangat bagus.)

Risma

Fufufu. Arigatou.

(Hahaha. Terima kasih.)

Ayu

Yatai de nanika tsumetai mono demo tabeyou.

(Ayo makan sesuatu yang dingin di kaki lima.)

Risma

Ii ne! Kakigoori?

(Bagus ya! Kakigoori?)

Ayu

Sansei! A, atta yo.

(Setuju! Oh, ada.)

~ Membeli kakigoori/es serut ~

Risma

Un, oishii ne!

(Ya, enak ya!)

Ayu

Yuugata ni nattara yakisoba kana.. Takoyaki kana..

(Kalau di malam hari apa Yakisoba… atau Takoyaki ya..)

Risma

Yatai, takusan aru ne… Are, omoshirosou!  Shageki?

(Ada banyak kaki lima ya… Itu, kelihatannya menarik! Permainan menembak?)

Ayu

Yatte miyou ka?

(Kita coba yuk?)

~ Bermain game menembak ~

Risma

Waai, juusu moracchatta.

(Wah, aku dapat jus.)

Ayu

Risuma-chan sugoi. Watashi, zannenshou no tisshu da yo!

(Risma luar biasa. Aku, dapatnya tisu sebagai hadiah hiburan!)

Risma

Kondo wa, taiko to fue no oto ga kikoete kita yo.

(Kali ini, terdengar suara drum dan seruling.)

Ayu

Hontou da. Kyou wa kono ato, omikoshi ga dete, hanabi taikai mo aru yo.

(Benar. Setelah ini, akan ada Omikoshi/kuil portabel dan pertunjukan kembang api hari ini.)

Risma

Waa, tanoshimi.

(Wah, aku sungguh menantikannya.)

Kosakata yang perlu diingat
  • Atsui : panas
  • Fun’iki : suasana
  • Suteki : bagus / indah
  • Tsumetai : dingin (untuk benda)
  • Sansei : setuju
  • Yuugata : sore/malam
  • Taiko : drum tradisional Jepang
  • Fue : seruling
  • Oto : bunyi
  • Hanabi taikai : pertunjukan kembang api

Ringkasan kesan

Dari musim semi hingga musim gugur, berbagai acara festival diadakan di setiap wilayah di Jepang. Ada berbagai asal-usul dan makna dalam setiap festival. Terdapat festival musim panas diselenggarakan oleh pemerintah daerah, dan ada pula yang serta secara tradisional diadakan oleh kuil Shinto maupun kuil Buddha.

Hal yang dinantikan saat festival tentu adalah makanan jalanan. Biasanya ada pula panggung dan parade pertunjukan tradisional di jalanan. Beberapa festival berlangsung selama beberapa hari, jadi cobalah periksa jadwalnya, lalu berkunjung ke festival di Jepang ya!