Situasi ketika contoh kalimat ini digunakan

Selama liburan musim panas, pelajar Indonesia memutuskan untuk memakai Yukata untuk pertama kalinya dan pergi ke festival musim panas. Pertama, ia memilih Yukata di tempat sewa Yukata dan meminta untuk dipakaikan/didandani.

Risma

Pemeran pelajar Indonesia

Ayu

Pemeran pelajar Jepang

Mari simak rekaman berikut ini, dan pahami percakapan bahasa Jepang yang ada di dalamnya. Jika masih belum dapat memahami percakapan bahasa Jepang tersebut, silakan lihat terjemahan percakapan dalam bahasa Indonesia di bawah ini. Selamat menonton, ya!

Contoh percakapan yang sebenarnya

Risma

Waa, yukata tte, karafuru de oshare da ne.

(Wah, Yukata itu berwarna-warni dan modis ya.)

Ayu

Sou da ne. Mayou naa. Dore ni suru?

(Iya ya! Bingung. Kamu pilih yang mana?)

Risma

Nihon no dentouteki na iro ya gara wo, tameshite mitai na.

(Aku ingin mencoba Yukata dengan warna dan corak tradisional Jepang.)

Ayu

Sore nara, kon’iro no yukata wa dou?

(Kalau itu, bagaimana dengan Yukata biru tua?)

Risma

Jaa, kore kana.

(Kalau begitu, ini ya.)

Ayu

Watashi wa..kore!

(Aku..yang ini!)

Risma

Yukata tte, kimono to wa dou chigau no?

(Apakah Yukata berbeda dengan kimono?)

Ayu

Katachi wa onaji. Tada, natsu ni kirareru you ni, usui kiji de tsukurarete irun da yo.

(Bentuknya sama. Namun, supaya bisa dipakai saat musim panas, Yukata dibuat dari bahan yang tipis.)

Risma

Naruhodo. Yukata wo kiru tame ni wa, hoka ni nani ga hitsuyou na no?

(Oh aku paham. Untuk memakai Yukata, apa lagi yang diperlukan?)

Ayu

Obi to geta wo erabanai to ikenai ne.

(Kita harus memilih obi (sabuk untuk pakaian tradisional Jepang) dan geta (sandal tradisional Jepang dari kayu) ya.)

Risma

A, souka. Ayu-chan wa, yukata, jibun de kirareru?

(Oh, iya. Apa Ayu bisa memakai Yukata sendiri?)

Ayu

Ganbareba dekiru kedo, obi wo musubu no wa yappari nigate da naa.

(Kalau berusaha bisa sih, tapi aku masih belum pandai mengikat obi.)

Risma

Sounanda. Demo, kono o-mise wa kitsuke mo shite kurerun deshou?

(Oh begitu. Tapi, di toko ini, bisa minta dipakaikan/didandani Yukata, kan?)

Ayu

Sou! Rentaru to kitsuke ga setto da yo.

(Ya! Sewa dan dandan jadi satu set.)

Risma

Nimotsu mo azukatte moraerushi, tasukaru ne.

(Barang bawaan juga bisa dititipkan, sehingga terbantu ya.)

Ayu

Natsumatsuri no hi ni, yoyaku ga torete yokatta yo.

(Syukurlah bisa membuat reservasi pada hari festival musim panas.)

Kosakata yang perlu diingat
  • Mayou : bingung
  • Gara : corak / motif
  • Chigau : berbeda
  • Katachi : bentuk
  • Onaji : sama
  • Kiru : memakai (pakaian)
  • Musubu : mengikat
  • Nimotsu : barang bawaan
  • Tasukaru : terbantu
  • Yoyaku : reservasi

Ringkasan kesan

Kimono dan Yukata adalah salah satu jenis pakaian tradisional Jepang (Wafuku). Namun, di zaman modern ini, banyak orang memakainya hanya pada acara-acara khusus seperti festival musim panas, pertunjukan kembang api, dan saat liburan, sehingga tidak dianggap sebagai pakaian sehari-hari. Di Jepang terdapat tempat sewa Yukata, sehingga kita bisa menikmati Yukata meski tidak memilikinya.

Siapa pun bisa memakainya sendiri jika berlatih, tetapi kita juga bisa meminta bantuan teman atau minta didandani di toko sewa. Meminta orang lain memakaikan pakaian tradisional Jepang, dalam bahasa Jepang disebut “kitsuke”.